Medan – Situasi Terkini Pos Lantas tempat OTT terjadi kini menjadi perhatian publik, setelah dua anggota Polantas di Medan tertangkap tangan oleh tim Propam Polda Sumut.
Operasi Tangkap Tangan tersebut terjadi pada siang hari, di salah satu pos lalu lintas strategis di kawasan pusat kota Medan.
Pos Lantas itu dikenal sebagai titik rawan pungutan liar, mengingat tingginya aktivitas kendaraan dan seringnya operasi pemeriksaan dilakukan.

Baca Juga : Polisi Gagalkan Tawuran di Medan, Tangkap 5 Remaja Bawa Peluru-Sajam
Berdasarkan informasi awal, dua oknum polisi yang terkena OTT diduga melakukan pungutan liar terhadap pengendara sepeda motor.
Tim dari Divisi Propam Polda Sumatera Utara melakukan penyamaran dan mendapati aksi pungli berlangsung secara langsung di lokasi.
Uang tunai dalam pecahan kecil ditemukan di dalam laci meja Pos Lantas, diduga hasil dari praktik pungli yang dilakukan secara rutin.
Tak butuh waktu lama, keduanya langsung diamankan untuk diperiksa lebih lanjut oleh tim penyidik internal.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi mengaku tidak terkejut dengan penangkapan tersebut karena dugaan praktik pungli telah lama menjadi rahasia umum.
“Kadang kami lihat pengendara diberhentikan, lalu setelah ngobrol sebentar, langsung jalan lagi,” ujar salah satu pengemudi ojek online yang sering lewat di sana.
Saat ini, situasi di Pos Lantas tersebut sudah dikosongkan sementara untuk keperluan investigasi dan pengamanan barang bukti.
Garis polisi sempat dipasang di area dalam pos, dan anggota Polsek setempat berjaga untuk menghindari gangguan dari pihak luar.
Petugas kepolisian juga telah memindahkan seluruh dokumen, buku catatan, dan kamera pengawas yang ada di pos tersebut.
Beberapa kendaraan dinas yang biasa terparkir di dekat pos kini tidak tampak, termasuk sepeda motor ini
Dinas Lalu Lintas Polrestabes Medan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait OTT ini, namun membenarkan adanya tindakan dari Propam.
“Benar, ada anggota yang sedang diperiksa. Untuk sementara kami tunggu hasil penyelidikan Propam,” ujar pejabat yang tak ingin disebutkan namanya.

![menaker-yassierli-dalam-konferensi-pers-di-kantor-kemnaker-kamis-20112025-1763636977587_169[1] Menaker soal UMP 2026](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/menaker-yassierli-dalam-konferensi-pers-di-kantor-kemnaker-kamis-20112025-1763636977587_1691-148x111.jpeg)
![kdm_di_kpk_1765428595[1] Dedi Mulyadi Siapkan](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/kdm_di_kpk_17654285951-148x111.jpg)
![kapolrestabes-medan-kombes-gidion-saat-konferensi-pers-foto-istimewa_169[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/kapolrestabes-medan-kombes-gidion-saat-konferensi-pers-foto-istimewa_1691-148x111.jpeg)

![keterangan-foto-tenda-bnpb-berjejer-rapi-di-atas-jembatan-sungai-tamiang-markus-gamaliel-situmorangdetiksumut-1765427037130_169[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/keterangan-foto-tenda-bnpb-berjejer-rapi-di-atas-jembatan-sungai-tamiang-markus-gamaliel-situmorangdetiksumut-1765427037130_1691-148x111.jpeg)