, ,

Ramalan Dividen Bank Mandiri Berapa Skenario Terburuk – Terbaik

oleh -713 Dilihat

Medan – Ramalan Dividen Bank  Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dikenal sebagai salah satu bank besar di Indonesia yang rutin membagikan dividen kepada pemegang sahamnya.

Perencanaan dividen selalu menjadi fokus perhatian investor untuk memperkirakan imbal hasil dan risiko.

Tahun buku 2024 misalnya, Bank Mandiri mencatat laba bersih konsolidasi sebesar sekitar Rp55,78 triliun.

Ramalan Dividen Bank
Ramalan Dividen Bank

Baca Juga : Deretan Gedung Misterius di Medan 2025 Terbengkalai Hingga Puluhan Tahun

Dari laba tersebut, pembayaran dividen tunai yang disepakati dalam RUPS mencapai Rp43,51 triliun, yang setara dengan Rp466,18 per saham.

Namun, meskipun dividen tersebut besar, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Satu di antaranya adalah tekanan pada permodalan (capital adequacy ratio / CAR). Bank Mandiri sendiri menyebutkan akan menjaga CAR tetap di kisaran 18‑20%.

 Ketika laba turun, seperti yang terlihat pada semester I 2025 (penurunan sekitar 7,5% YoY), perusahaan tetap berupaya mempertahankan payout ratio ~60%.

Dalam skenario moderat, mungkin dikeluarkan dividen sekitar Rp400‑Rp500 per saham, dengan payout ratio di kisaran 60‑70%.

Yield dalam skenario moderat bisa berkisar 7‑10%, tergantung harga saham saat pembagian dividen.

Dalam skenario terburuk, payout ratio mungkin diturunkan secara signifikan agar bank menjaga permodalan. Bisa turun ke 40‑50% atau bahkan di bawah itu jika dibutuhkan untuk menjaga CAR dan likuiditas.

Dividen per saham dalam skenario terburuk mungkin jatuh misalnya ke Rp200‑Rp300 saja, tergantung seberapa parah tekanan yang dihadapi bank (laba turun jauh, beban dana meningkat, dan lain-lain).

Skenario terburuk juga bisa termasuk tidak ada dividen interim, atau pembagian dividen ditundakan jika bank menghadapi kebutuhan modal mendesak atau regulasi baru yang memaksa penahanan laba.

Namun perlu dicatat bahwa Bank Mandiri telah menunjukkan komitmen untuk menjaga permodalan, meskipun membagi dividen besar, dengan memperhatikan rasio CAR.

Untuk investor, strategi terbaik adalah memperkirakan kemungkinan skenario (terbaik, moderat, terburuk) dan melihat apakah profil risiko investasi mereka sesuai.

Penting juga memperhatikan berita‑berita keuangan terkini dan laporan keuangan Bank Mandiri

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.