, ,

Polisi Tangkap 1 Lagi Komplotan Remaja Bacok-Panah Pemotor di Belawan

oleh -154 Dilihat

Medan – Polisi Tangkap 1 kembali menangkap satu orang remaja yang diduga anggota komplotan pelaku pembacokan dan penyerangan dengan panah terhadap para pengendara motor di kawasan Belawan, Kota Medan. Penangkapan ini menjadi perkembangan terbaru dalam upaya aparat memburu para pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan warga setempat dalam beberapa minggu terakhir.

Ditangkap Saat Bersembunyi di Rumah Kerabat

Remaja berinisial AR (15) ditangkap oleh Unit Reskrim Polres Pelabuhan Belawan setelah sebelumnya dinyatakan buron. Polisi mengamankan AR di sebuah rumah kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Remaja tersebut disebut sempat mencoba lari saat petugas datang, namun berhasil dibekuk tanpa perlawanan berarti.

Polisi Tangkap 1
Polisi Tangkap 1

Baca Juga :  Kapolrestabes soal Kabar Pembakar Rumah Hakim PN Medan Ditangkap

Kapolres Pelabuhan Belawan menyampaikan bahwa AR adalah anggota aktif dari komplotan remaja yang terlibat dalam serangkaian aksi kriminal, mulai dari pembacokan, penyerangan menggunakan panah besi, hingga aksi intimidasi terhadap pengguna jalan.

“AR teridentifikasi dari rekaman CCTV serta keterangan saksi dan pelaku lain yang sudah lebih dulu ditangkap. Dia ikut terlibat dalam aksi penyerangan terhadap seorang pemotor di sekitar kawasan Simpang Sicanang,” ujar Kapolres.

Rangkaian Aksi Kekerasan yang Meresahkan Warga

Komplotan remaja ini diketahui telah beberapa kali membuat resah warga Belawan. Mereka melakukan aksi secara acak dan bergerombol, menyerang pengguna jalan terutama pada malam hari. Senjata yang digunakan pun cukup membahayakan, mulai dari celurit, panah panah, hingga balok kayu.

Dalam salah satu kejadian yang viral di media sosial, seorang pemotor mengalami luka di bagian punggung akibat dihantam panah. Beruntung, korban cepat mendapatkan pertolongan dan nyawanya bisa diselamatkan.

Polisi menyebut bahwa aksi kekerasan ini tidak selalu dilatarbelakangi motif perampokan, melainkan lebih kepada ingin menunjukkan keberanian di hadapan kelompok lain atau sekadar mencari sensasi — sesuatu yang dinilai sangat membahayakan dan tidak dapat dibiarkan.

Tiga Pelaku Sudah Ditangkap Sebelumnya

Dengan tertangkapnya AR, total sudah empat remaja dari komplotan tersebut yang berhasil diamankan. Tiga pelaku sebelumnya ditangkap dalam operasi gabungan yang digelar setelah kejadian penyerangan viral di media sosial.

Polisi masih terus memburu beberapa anggota lainnya yang keberadaannya telah teridentifikasi. Mereka diyakini masih satu lingkungan dan terlibat aktif dalam perencanaan serta eksekusi aksi kejahatan tersebut.

“Kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku tertangkap. Kegiatan ini sudah meresahkan dan membahayakan nyawa masyarakat,” tegas polisi.

Senjata Tajam dan Panah Katapel Disita

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:

  • Celurit yang diduga digunakan untuk membacok korban

  • Beberapa anak panah besi

  • Ketapel modifikasi (panah wayer)

  • Sepeda motor yang dipakai saat aksi penyerangan

Barang bukti tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa para remaja ini memang secara sengaja merencanakan aksi kriminal mereka.

Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Aparat kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama remaja yang sering beraktivitas hingga larut malam.

“Kejadian ini memberi peringatan bahwa pengawasan keluarga sangat penting. Banyak pelaku yang masih berusia belasan tahun dan mudah terpengaruh lingkungan,” kata Kasat Reskrim.

Pelaku Terancam Pasal Berlapis

Meski masih di bawah umur, para pelaku dapat dijerat dengan pasal-pasal terkait penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam. Karena melibatkan anak, proses hukum akan dilakukan sesuai aturan Sistem Peradilan Pidana Anak, namun tetap tidak menghapus pertanggungjawaban pelaku.

Warga Berharap Kondisi Kembali Aman

Warga Belawan berharap penangkapan para pelaku dapat mengembalikan rasa aman di jalanan. Banyak pengendara mengaku trauma melintasi beberapa titik rawan, terutama pada malam hari.

“Kami takut lewat malam. Mereka menyerang tiba-tiba tanpa alasan. Semoga semua pelakunya cepat ditangkap,” ujar salah satu warga.

Penutup

Dengan penangkapan AR, upaya polisi untuk menumpas komplotan remaja pelaku pembacokan dan serangan panah di Belawan semakin menunjukkan hasil positif. Namun polisi memastikan perburuan anggota lain tetap berlangsung hingga tuntas agar situasi keamanan di wilayah Belawan kembali kondusif.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.