Medan – Persib Fokus Benahi Bandung tengah menyiapkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) agar siap digunakan sebagai kandang mereka di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/26. Turnamen ini dijadwalkan bergulir pada pertengahan September mendatang
Pencapaian Persib sebagai juara Liga 1 2024/25 memberi tiket ke kompetisi Asia, sehingga kesiapan infrastruktur seperti GBLA menjadi krusial
Sebelumnya, kondisi rumput di GBLA dikritik keras oleh pelatih Bojan Hodak, yang menyebut kualitasnya sangat buruk dan perlu segera diperbaiki
Manajemen Persib merespons kritik tersebut dengan melakukan perbaikan serius, mulai dari memperbaiki rumput hingga melengkapi fasilitas penunjang stadion
Deputi CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, memastikan bahwa mereka tidak hanya mengejar standar minimal AFC, tapi juga ingin menciptakan kesan positif bahwa Persib — dan Indonesia — adalah klub dan negara besar dengan fasilitas terbaik

Inspeksi dari perwakilan AFC dilakukan pada 3 Juli 2025, mencakup peninjauan menyeluruh ke fasilitas seperti ruang ganti
Baca Juga : Sambut HUT RI, Satlantas Polresta medan Buka Layanan Nuansa Kemerdekaan
Ada beberapa catatan dari AFC yang harus diperbaiki, terutama menyangkut fasilitas penunjang ruang ganti serta akses
stadion, dan akhirnya memutuskan untuk memindahkan venue ke Stadion Si Jalak Harupat
Walikota Bandung M. Farhan juga turut memberi respons, menyatakan jika Persib tetap ditunjuk sebagai tuan rumah, pihaknya siap mengebut perbaikan agar stadion GBLA dapat digunakan
Perbaikan fasilitas tidak hanya soal rumput, tetapi juga revisi ruang ganti dan infrastruktur penunjang lainnya agar memenuhi standar AFC
termasuk mendatangkan beberapa pemain asing dan bintang lokal agar tampil kompetitif di ACL 2 dan Liga 1 yang padat jadwalnya
Selain penguatan asing, Persib menambah tiga pemain lokal timnas Indonesia: Saddil Ramdani, Al Hamra Hehanussa, dan Alfeandra Dewangga
Langkah ini menunjukkan ambisi besar Persib, tidak hanya di level domestik, tetapi juga ingin membuat gebrakan di kompetisi Asia
dengan harapan dapat menjadi markas yang layak di ACL 2 nanti





