Medan – Penyebab Pasti Kebakaran hebat yang melanda Gedung Al Munawwarah mulai menemukan titik terang mengenai penyebab pastinya.
Tim investigasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar) bersama Puslabfor Polri telah merampungkan penyelidikan awal di lokasi kejadian.
Setelah serangkaian pemeriksaan mendalam selama tiga hari, pihak berwenang menyatakan bahwa kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di salah satu panel distribusi utama.
Menurut Kepala Damkar Kota, Irwan Saputra, arus pendek yang terjadi menyebabkan percikan api yang kemudian menyulut bahan mudah terbakar di sekitarnya.

Baca Juga : Gubernur Sumut perjuangkan kawasan Danau Toba jadi KEK Pariwisata
“Berdasarkan hasil laboratorium forensik, titik awal api berasal dari kabel tua yang sudah aus dan tidak sesuai standar keselamatan,” jelas Irwan dalam konferensi pers.
Kabel tersebut diketahui belum pernah diganti sejak gedung Al Munawwarah selesai dibangun lebih dari 15 tahun lalu.
Pihak pengelola gedung disebutkan memang telah merencanakan peremajaan instalasi listrik, namun belum terlaksana hingga insiden terjadi.
Api mulai muncul sekitar pukul 20.35 WIB dan dengan cepat membesar karena sistem pemadam otomatis di gedung tidak berfungsi optimal.
Pemeriksaan mendapati bahwa sprinkler system mati karena pompa air cadangan sedang dalam perawatan dan tangki utama dalam kondisi tidak penuh.
Gedung Al Munawwarah sendiri merupakan fasilitas multifungsi yang biasa digunakan untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan pertemuan warga.
Saat kejadian, gedung sedang digunakan untuk rapat internal pengurus yayasan dan persiapan kegiatan keagamaan akhir pekan.
Sebanyak 23 orang yang berada di dalam gedung berhasil dievakuasi berkat respons cepat dari warga sekitar dan petugas keamanan internal.
Namun, dua orang mengalami luka bakar ringan dan satu lainnya mengalami sesak napas akibat menghirup asap pekat.
Tim pemadam yang tiba di lokasi hanya 10 menit setelah laporan pertama langsung berupaya memadamkan api dari sisi timur gedung.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP)
Kondisi ini menunjukkan kurangnya pengawasan rutin dan pemeliharaan keselamatan gedung oleh pengelola.

![menaker-yassierli-dalam-konferensi-pers-di-kantor-kemnaker-kamis-20112025-1763636977587_169[1] Menaker soal UMP 2026](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/menaker-yassierli-dalam-konferensi-pers-di-kantor-kemnaker-kamis-20112025-1763636977587_1691-148x111.jpeg)
![kdm_di_kpk_1765428595[1] Dedi Mulyadi Siapkan](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/kdm_di_kpk_17654285951-148x111.jpg)
![kapolrestabes-medan-kombes-gidion-saat-konferensi-pers-foto-istimewa_169[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/kapolrestabes-medan-kombes-gidion-saat-konferensi-pers-foto-istimewa_1691-148x111.jpeg)

![keterangan-foto-tenda-bnpb-berjejer-rapi-di-atas-jembatan-sungai-tamiang-markus-gamaliel-situmorangdetiksumut-1765427037130_169[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/keterangan-foto-tenda-bnpb-berjejer-rapi-di-atas-jembatan-sungai-tamiang-markus-gamaliel-situmorangdetiksumut-1765427037130_1691-148x111.jpeg)