, ,

Penampakan Rumah Dinas Gubsu Bobby yang Terendam Banjir

oleh -180 Dilihat

Medan – Penampakan Rumah Dinas Banjir besar yang melanda Kota Medan dan sejumlah daerah lainnya di Sumatera Utara (Sumut) pada akhir November 2025, memberikan dampak yang cukup signifikan, tidak hanya bagi masyarakat umum tetapi juga pada pejabat pemerintahan, termasuk rumah dinas Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Gambar-gambar dan video yang menunjukkan rumah dinas gubernur yang terendam banjir menjadi perbincangan hangat di media sosial dan masyarakat.

Fenomena ini tidak hanya menunjukkan skala bencana yang cukup parah, tetapi juga menimbulkan berbagai komentar dan kritik terhadap penanganan bencana dan kesiapsiagaan pemerintah daerah.

Kejadian Banjir yang Menghantam Medan

Banjir yang terjadi pada akhir pekan lalu, dimulai pada Sabtu pagi, 28 November 2025, akibat curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Medan dan sekitarnya. Hujan deras yang mengguyur selama lebih dari 12 jam menyebabkan sungai-sungai di sekitar Kota Medan meluap, menggenangi sejumlah kawasan, termasuk kawasan rumah dinas Gubernur Sumut yang berada di Jalan Sudirman, Medan.

Tak hanya kawasan perumahan masyarakat biasa, sejumlah ruas jalan utama dan fasilitas publik juga terendam banjir setinggi 50 cm hingga 1 meter.

Salah satu area yang terkena dampak cukup parah adalah kawasan rumah dinas Gubernur Sumut, yang terletak tidak jauh dari pusat kota.

Penampakan Rumah Dinas
Penampakan Rumah Dinas

Baca Juga :  Sungai Medan Meluap Permukiman Warga Terendam Banjir 1 Meter

Kondisi ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena rumah dinas gubernur seharusnya memiliki fasilitas penanggulangan bencana yang memadai.

Penampakan Rumah Dinas Gubsu yang Terendam Banjir

Video yang beredar di media sosial menunjukkan rumah dinas Bobby Nasution yang terendam banjir setinggi lebih dari 50 cm.

Di beberapa bagian halaman, air tampak menggenang, menyebabkan beberapa kendaraan milik pemerintah yang terparkir di halaman rumah dinas terendam.

Rumah dinas yang seharusnya menjadi tempat tinggal bagi seorang pejabat tinggi seperti gubernur ini terlihat sangat terpengaruh oleh banjir, dengan genangan air bahkan mencapai beberapa ruangan di bagian bawah bangunan.

Pemandangan ini cukup mengejutkan mengingat bahwa rumah dinas gubernur biasanya dilengkapi dengan berbagai infrastruktur pendukung seperti saluran drainase yang baik dan sistem pengelolaan air yang memadai. Namun, ternyata curah hujan yang ekstrem kali ini cukup parah sehingga fasilitas-fasilitas tersebut tidak dapat mengatasi volume air yang datang begitu cepat.

Tidak hanya rumah dinas, sejumlah jalan utama yang mengarah ke lokasi tersebut juga terendam banjir, membuat akses menuju rumah gubernur terhambat. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa beberapa kendaraan dinas yang terparkir di halaman rumah dinas sempat terperangkap dalam genangan air, yang membuat proses evakuasi dan penanganan bencana menjadi sedikit lebih sulit.

Kondisi Terkini dan Penanganan Banjir

Hingga hari ini, kondisi banjir di sekitar rumah dinas Gubernur Sumut masih belum sepenuhnya surut, meskipun pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut dan Tim SAR telah bekerja keras melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah titik.

Sementara itu, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang awalnya dikabarkan berada di luar daerah untuk kegiatan dinas, akhirnya kembali ke Medan pada Minggu malam, 29 November 2025. Melalui akun media sosial resminya, Bobby Nasution menyampaikan rasa prihatin atas bencana yang terjadi dan berjanji akan memprioritaskan penanganan korban banjir serta merenovasi infrastruktur yang terdampak.

“Saya turut prihatin atas musibah yang menimpa warga Medan dan sekitarnya. Kami akan segera mengambil langkah-langkah cepat untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak dan membantu warga yang terdampak. Pemerintah Provinsi Sumut akan bekerja keras agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” tulis Bobby dalam postingannya.

Tanggapan Masyarakat dan Kritik Terhadap Penanganan Bencana

Meski demikian, penampakan rumah dinas Gubernur Sumut yang terendam banjir memicu beragam reaksi dari masyarakat.

“Rumah dinas gubernur saja bisa terendam, apalagi rumah warga biasa. Ini menunjukkan bahwa infrastruktur di Medan memang belum siap menghadapi bencana besar seperti ini.

Pemerintah Provinsi Sumut sendiri berjanji akan segera melakukan evaluasi terkait perencanaan kota dan pengelolaan bencana. “Ini adalah pelajaran bagi kami untuk lebih baik lagi dalam mengelola infrastruktur dan mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana alam,” ujar Kepala BPBD Sumut, Asep Saepudin.

Solusi Jangka Panjang: Mengatasi Masalah Banjir di Medan

Banjir yang menggenangi rumah dinas Gubernur Sumut juga kembali mengingatkan pentingnya perencanaan jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir di Medan. Meskipun banjir kali ini terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi, banjir memang menjadi masalah tahunan di banyak kawasan kota Medan.

“Perbaikan drainase dan pengelolaan air yang lebih baik harus menjadi prioritas.

Harapan dan Tindakan Kedepan

Banjir yang melanda rumah dinas Gubernur Sumut dan beberapa daerah lainnya di Sumut memicu kesadaran pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam, terutama di kota-kota besar yang rentan terhadap bencana banjir.

Sebagai tindakan lanjutan, Gubernur Bobby Nasution telah memerintahkan BPBD untuk segera melakukan pemulihan daerah yang terdampak, termasuk memberikan bantuan kepada warga yang kehilangan harta benda atau terjebak dalam banjir.

“Pemerintah Provinsi Sumut akan melakukan yang terbaik untuk memulihkan daerah yang terdampak banjir ini. Kami akan bekerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait untuk memastikan bencana ini bisa segera teratasi,” tambah Bobby dalam keterangannya.

Kesimpulan: Tantangan Banjir dan Kesiapsiagaan Pemerintah

 Masyarakat berharap agar pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan bencana yang sifatnya sementara, tetapi juga memikirkan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir yang sering terjadi, terutama dengan perubahan iklim yang semakin tak menentu.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.