Medan – Kereta Bandara Kualanamu kini kembali beroperasi mulai hari ini, 3 Desember 2025. Kehadiran kembali kereta bandara ini disambut dengan antusiasme tinggi, terutama bagi mereka yang menginginkan akses transportasi yang cepat, nyaman, dan efisien menuju Bandara Internasional Kualanamu, yang terletak sekitar 39 kilometer dari pusat Kota Medan.
Penutupan Sementara Kereta Bandara Kualanamu
Kereta Bandara Kualanamu sempat berhenti beroperasi pada beberapa bulan terakhir akibat beberapa kendala teknis dan pembaruan sistem yang diperlukan untuk memastikan layanan ini dapat berjalan lebih baik dan lebih aman. Meskipun sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang, baik yang akan terbang maupun yang baru tiba, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama dengan otoritas setempat kini telah memastikan kesiapan untuk kembali mengoperasikan layanan kereta bandara.
Menurut Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartanto, penutupan sementara dilakukan untuk memberikan waktu bagi perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur serta peningkatan kualitas layanan kereta. “Kami memahami bahwa layanan kereta bandara sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk mobilitas yang cepat antara Kota Medan dan Bandara Kualanamu. Kami juga ingin memastikan bahwa kereta yang beroperasi nanti sudah sepenuhnya siap dan aman bagi para penumpang,” ujar Didiek dalam konferensi pers yang diadakan di Medan.
Kereta Bandara Kualanamu Rute dan Jadwal Operasional

Baca Juga : KA Rute Medan Binjai Belum Bisa Beroperasi Pasca Banjir, Tiga Jalur Rel Longsor
Kereta Bandara Kualanamu menghubungkan stasiun Medan dengan Bandara Kualanamu dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Rute ini menjadi pilihan favorit bagi banyak orang karena dapat menghindari kemacetan jalan raya yang sering terjadi, terutama di pagi dan sore hari.
Mulai hari ini, kereta bandara akan beroperasi dengan jadwal yang telah diperbarui. Berikut adalah jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Medan menuju Bandara Kualanamu:
-
Pagi (Pukul 06.00 WIB – 08.00 WIB): Kereta berangkat setiap 30 menit
-
Siang (Pukul 08.00 WIB – 12.00 WIB): Kereta berangkat setiap 30 menit
-
Sore (Pukul 12.00 WIB – 18.00 WIB): Kereta berangkat setiap 30 menit
-
Malam (Pukul 18.00 WIB – 22.00 WIB): Kereta berangkat setiap 30 menit
Sementara itu, kereta dari Bandara Kualanamu ke Stasiun Medan akan memiliki jadwal yang sama, dimulai dari pukul 06.30 WIB hingga pukul 22.30 WIB, dengan keberangkatan setiap 30 menit.
Dengan adanya pembaruan jadwal ini, PT KAI berharap dapat memberikan kenyamanan bagi para penumpang yang hendak menuju atau pulang dari Bandara Kualanamu. Pihak KAI juga menekankan bahwa penumpang bisa membeli tiket melalui berbagai platform digital maupun langsung di stasiun keberangkatan.
Tarif Tiket yang Terjangkau
Untuk harga tiket, PT KAI tetap mempertahankan tarif yang terjangkau dan bersaing, yaitu Rp 100.000 untuk sekali perjalanan dari Stasiun Medan menuju Bandara Kualanamu, dan sebaliknya. Tarif ini dianggap cukup terjangkau mengingat kenyamanan yang ditawarkan oleh kereta bandara, yang jauh lebih cepat daripada transportasi darat seperti taksi atau bus.
Pihak PT KAI juga menjelaskan bahwa meskipun harga tiket kereta Bandara Kualanamu tetap sama, mereka akan terus memantau tingkat permintaan dan kondisi ekonomi masyarakat untuk memastikan layanan ini tetap dapat dijangkau oleh seluruh kalangan. “Kami ingin kereta ini tetap menjadi pilihan transportasi yang efektif dan efisien bagi masyarakat, baik untuk perjalanan bisnis, liburan, maupun perjalanan sehari-hari,” tambah Didiek.
Fasilitas dan Keamanan yang Ditingkatkan
Sebagai bagian dari perbaikan operasional, pihak PT KAI juga menyebutkan bahwa beberapa fasilitas dan aspek keamanan kereta bandara telah ditingkatkan. Kereta yang digunakan untuk perjalanan menuju Bandara Kualanamu telah dilengkapi dengan sistem pendingin udara yang lebih baik, kursi yang lebih nyaman, serta Wi-Fi gratis yang dapat digunakan penumpang selama perjalanan.
Selain itu, untuk meningkatkan keamanan penumpang, PT KAI juga memperkenalkan sejumlah prosedur kesehatan yang lebih ketat, seperti pemeriksaan suhu tubuh, wajib memakai masker, serta penyemprotan disinfektan di setiap gerbong kereta sebelum dan setelah digunakan.
“Keamanan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama kami. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan pihak keamanan bandara dan pihak berwenang lainnya untuk memastikan perjalanan penumpang dari stasiun hingga bandara berlangsung lancar dan aman,” ujar Didiek.
Sambutan Positif dari Masyarakat
Kembalinya Kereta Bandara Kualanamu beroperasi disambut dengan sangat positif oleh masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan wisatawan. Mereka menganggap bahwa kereta ini sangat membantu dalam menghemat waktu dan mengurangi beban biaya transportasi.
“Saya sangat senang mendengar kereta bandara ini kembali beroperasi. Biasanya kalau ke bandara, saya harus menghabiskan waktu berjam-jam di jalan karena macet. Dengan adanya kereta ini, saya bisa lebih cepat sampai dan lebih nyaman,” ujar Andrianto (35), seorang pebisnis yang sering melakukan perjalanan dinas ke luar kota.
Selain itu, banyak wisatawan yang juga menyambut baik kembalinya kereta bandara ini. Evelyn (28), seorang wisatawan dari Jakarta yang baru pertama kali datang ke Medan, mengatakan, “Ini sangat memudahkan saya. Saya bisa langsung naik kereta dari stasiun dan sampai di bandara tanpa repot-repot dengan macet. Kereta ini benar-benar sangat praktis.”
Dampak Positif terhadap Ekonomi Lokal
Kembalinya kereta bandara beroperasi juga diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, terutama bagi sektor pariwisata dan perhotelan di Medan. Dengan mobilitas yang lebih cepat dan efisien, wisatawan dari luar kota maupun luar negeri bisa lebih mudah mengakses Bandara Kualanamu, yang membuka peluang bagi peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Medan.
“Kereta bandara ini adalah solusi yang sangat efisien. Selain itu, dengan lebih banyak wisatawan yang datang ke Medan, sektor pariwisata kita bisa semakin berkembang. Ini juga membantu industri perhotelan dan restoran yang selama ini banyak bergantung pada wisatawan,” kata Hendra (45), seorang pengusaha hotel di Medan.
Harapan Ke Depan
Dengan kembali beroperasinya Kereta Bandara Kualanamu, PT KAI berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan operasional kereta bandara ini ke daerah-daerah lain di Sumatera Utara. Pihak KAI juga akan terus melakukan evaluasi dan inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan penumpang yang terus berkembang.
“Ke depan, kami ingin agar layanan kereta bandara ini bisa semakin efisien dan ramah lingkungan, dengan penambahan armada dan pengembangan infrastruktur yang lebih baik,” ujar Didiek Hartanto.

![IMG-20231219-WA0035_copy_1280x800[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20231219-WA0035_copy_1280x8001-148x111.jpg)
![IMG20251127155040_041527[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG20251127155040_0415271-148x111.jpg)
![tumpukan-kayu-pascabanjir-bandang-putus-akses-ke-desa-tanjung-karang-aceh-tamiang-1765081980694_169[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/tumpukan-kayu-pascabanjir-bandang-putus-akses-ke-desa-tanjung-karang-aceh-tamiang-1765081980694_1691-148x111.jpeg)
![Raffi-Ahmad-klarifikasi[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/Raffi-Ahmad-klarifikasi1-148x111.jpg)
![Honda-program-service-khusus-banjir[1]](http://k9krw.com/wp-content/uploads/2025/12/Honda-program-service-khusus-banjir1-148x111.jpg)