, ,

Karpet Atletik Rusak Trek Lari Lapangan Merdeka Medan Ditutup

oleh -230 Dilihat

Medan – Karpet Atletik Rusak Warga Kota Medan yang biasa berolahraga di Lapangan Merdeka kini harus bersabar. Pemerintah Kota Medan menutup sementara trek lari (running track) di kawasan tersebut setelah ditemukan kerusakan serius pada karpet atletik sintetis yang menjadi lintasan utama. Penutupan ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan dan memberi waktu bagi tim teknis melakukan perbaikan.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan setelah menerima laporan dari komunitas pelari yang kerap beraktivitas di Lapangan Merdeka.

“Beberapa bagian karpet atletik sudah mengelupas, bergelombang, bahkan robek cukup parah di sisi utara dan timur lintasan. Demi keselamatan pengguna, lintasan kami tutup sementara sampai perbaikan selesai,” ujar Kepala Dispora Medan, Muhammad Faisal, Jumat (7/11/2025).


Kondisi Rusak Parah di Beberapa Titik

Karpet Atletik Rusak
Karpet Atletik Rusak

Baca Juga : Harga Emas Antam di Medan Naik Drastis Hari Ini, Cek Rinciannya

Dari pantauan di lokasi, kerusakan paling terlihat di jalur tengah dan tikungan selatan, di mana karpet berwarna merah oranye terlihat terangkat dari dasar semen. Selain itu, terdapat beberapa lubang kecil dan permukaan tidak rata, yang berisiko membuat pelari tergelincir atau terkilir.

Kondisi tersebut diduga akibat faktor cuaca ekstrem dan usia penggunaan. Trek lari Lapangan Merdeka terakhir kali direnovasi pada tahun 2017, dan sejak itu digunakan setiap hari oleh ribuan warga untuk jogging, latihan atletik, hingga kegiatan lomba olahraga.

“Setiap pagi dan sore banyak warga yang berlari di sini, termasuk anak-anak sekolah dan atlet daerah. Karena terlalu sering digunakan dan hujan deras akhir-akhir ini, lapisan karpet jadi cepat rusak,” kata Ridwan (42), salah seorang anggota komunitas lari Medan Runners.


Penutupan Sementara Mulai Pekan Ini

Dispora Medan resmi menutup trek atletik mulai Sabtu (8/11/2025) dan menyiapkan papan pengumuman di setiap pintu masuk Lapangan Merdeka.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat. Ini langkah sementara agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami sedang menunggu hasil evaluasi tim konsultan untuk menentukan apakah perlu perbaikan sebagian atau penggantian total,” ujar Faisal.

Selama masa penutupan, pengawasan dilakukan oleh petugas Satpol PP dan pengelola taman kota untuk memastikan tidak ada warga yang tetap menggunakan lintasan rusak tersebut.


Komunitas Lari Kecewa tapi Mendukung

Bagi para pencinta olahraga lari, penutupan trek Lapangan Merdeka menjadi kabar yang cukup mengecewakan. Pasalnya, tempat ini sudah menjadi ikon olahraga publik di Kota Medan sekaligus titik kumpul bagi banyak komunitas pelari.

Meski begitu, sebagian besar warga memahami alasan penutupan tersebut. Mereka justru berharap pemerintah bisa segera memperbaiki fasilitas agar bisa digunakan kembali dengan aman.

“Kami memang kecewa, tapi ini langkah tepat. Kami sering lihat ada pelari terpeleset karena permukaannya sudah bergelombang. Kalau bisa, segera diperbaiki, jangan sampai mangkrak,” ujar Melisa Hutagalung, salah satu anggota komunitas Medan Morning Run.


Rencana Renovasi dan Anggaran

Pemerintah Kota Medan memastikan akan melakukan perbaikan total terhadap karpet atletik Lapangan Merdeka.

“Kita ingin hasilnya tidak setengah-setengah. Trek lari ini adalah fasilitas kebanggaan warga Medan. Kalau memang harus diganti seluruhnya, akan kita lakukan,” tegas Wali Kota Medan, Bobby Nasution, saat meninjau lokasi bersama tim Dispora.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.